Home / News / Ekonomi

Menteri Pertanian: Potensi Sawit Mesti Dikembangkan Untuk Genjot Ekspor

Jumat - 20 Nov 2020, 22:28 WIB
Foto: Istimewa
Editor : Joko Yuwono

Jakarta, Warta Sawit Indonesia -- Sebagaimana sejarah mencatat, pada tanggal 18 November 1911 untuk pertama kalinya penanaman perdana kelapa sawit secara luas dan komersial di Kebun Sungai Liput Aceh dan Pulo Raja Sumatera Utara yang didanai oleh Societe des Huileries de Sumatra yang dibentuk di Brussel, Belgia dengan pendanaan sebesar 1,4 juta francs.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, pada Hari Sawit Nasional 2020, yang dibacakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Kasdi Subagyono, peristiwa tersebut dapat menjadi sejarah awal dan milestone perkembangan perkebunan kelapa sawit Indonesia hingga saat ini yang diperingati setiap tanggal 18 November menjadi Hari Sawit Nasional.

Lebih lanjut kata dia, dampak pandemi covid 19 secara signifikan mengakibatkan terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mengacu data BPS hingga triwulan ke-3 tahun 2020 ini, PDB Indonesia terkoreksi negatif 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Dibalik angka tersebut kita patut bersyukur bahwa sektor pertanian hingga saat ini justru tumbuh positif 2,15% dibandingkan dengan sektor lainnya dan komoditas kelapa sawit menjadi salah satu penyumbang angka positif pada PDB pertanian di triwulan ke-3 tahun 2020.

Komoditas kelapa sawit berkontribusi cukup besar sebagai sumber devisa. Saat ini kelapa sawit berada pada peringkat ke 1 kontribusinya sebagai penyumbang devisa negara dari sektor pertanian. Mengacu pada data BPS, hingga triwulan ke-3 tahun 2020, ekspor kelapa sawit Indonesia sebesar 25,28 juta ton atau senilai Rp. 195,39 triliun.

�Angka nilai ekspor tersebut tercatat meningkat 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Dari volume ekspor tersebut, 56% lebih kelapa sawit diekspor dalam bentuk produk hilir seperti refined, oleochemical, lauric, biodiesel, dan lainnya,� catat Mentan.

Oleh sebab itu kata Mentan, potensi-potensi kelapa sawit tesebut harus dimanfaatkan seoptimal mungkin, guna meningkatkan ekspor sesuai kebijakan yang dicanangkan hingga 2024 melalui gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks), sehingga seluruh daya dan upaya dari Kementerian Pertanian dan stakeholder sawit harus difokuskan pada program Gratieks tersebut.

�Saya juga menekankan bagaimana branding sawit kita di perdagangan internasional baik terkait standarisasi mutu maupun intensif promosi sebagaimana diamanatkan Permentan Nomor 19 tahun 2019 tentang Pengembangan Ekspor Komoditas Pertanian,� katanya

Baca Juga: Larangan Ekspor CPO dan Minyak Goreng Justru Menguntungkan Malaysia
BERITA PILIHAN
Berita Lainnya

APROBI Apresiasi Penyesuaian Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Korporasi

Industri Minyak Nabati Dukung Penerapan Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Lingkungan

Ketua GAPKI, Kampanye Hitam Kelapa Sawit Sudah Kelewat Batas

Sustainability

Wilmar Group Lakukan Konservasi Burung Pemangsa di Kalimantan

Korporasi

Sawit Sumbermas Kejar Target Produksi CPO Hingga Akhir Tahun 2020

Korporasi

eKomoditi Indonesia Release ePCS Versi 3.8 Dilengkapi Iris Scanner

Digitalisasi

Sebagai Sumber Energi Terbarukan, Sawit Harus Dapat Insentif Lebih

Energi

Dorong Serapan Minyak Kelapa Sawit, RSPO Dukung Konsep Shared Responsibility

Sustainability

Jepang Siap Tampung Limbah Pabrik Kelapa Sawit Hingga 15 Tahun ke Depan

Sustainability

Implementasikan Program Sawit Rakyat, PTPN III Lakukan Peremajaan

Lingkungan
Plantation Application Software

Astra Grup Perluas Digitalisasi Perkebunan Sawit di Masa Pandemi

Korporasi

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Korporasi

Banyak Konsumen Tidak Mengetahui Minyak Sawit yang Berkelanjutan

Sustainability

Jambi Kekurangan Pabrik Pengolahan Sawit, Apa Dampaknya ke Petani?

Lingkungan

Korindo Group Klaim Telah Moratorium Pembukaan Lahan sejak 2017

Sustainability

Kemenangan Joe Biden Bikin Harga CPO Tembus Level Tertinggi 2020

Ekonomi

Meski Ekspor Sempat Turun, Harga CPO Masih Kuat Nanjak

Ekonomi

Pemerintah Indonesia Pantang Mundur Lawan Diskriminasi Sawit

Agroteknologi

Buka Wawasan Para Milenial, BPDPKS Edukasi Manfaat Sawit

Edukasi

Lawan Kampanye Hitam, BPDPKS Lakukan Edukasi dan Sosialisasi

Agroteknologi
Plantation Application Software

Program Peremajaan Sawit Rakyat Dinilai Pro Petani Sawit

Lingkungan

Edukasi Pencegahan Karhutla Bagi Masyarakat Terus Dilakukan Walau Masa Pandemi

Edukasi

Lewat Dukungan Dana Sawit Dari BPDP-KS, 4.529 Petani Peroleh Pelatihan

Edukasi

Data Mining dan Big Data Analysis di Perkebunan Kelapa Sawit

Digitalisasi

GAPKI Selenggarakan Konferensi Internasional Kelapa Sawit Secara Virtual

Sustainability

Mulai Pulih, Industri Sawit Indonesia Terus Tunjukkan Tren Positif

Sustainability

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Ekonomi

Defisit CPO di 2025 Berisiko Ekspansi Lahan Besar-besaran

Edukasi

Industri Lagi Goyang, Ekspor Kelapa Sawit Mampu Tembus USD 10,06 Miliar

Ekonomi

Kembangkan Biodiesel, Pemerintah Kehilangan Potensi Ekspor CPO Rp 41,7 Triliun

Energi
Plantation Application Software

Kelapa Sawit Semakin Berkelanjutan dengan Revolusi Industri 4.0

Digitalisasi

Aspek Teknologi Industri Kelapa Sawit Harus Berbenah

Digitalisasi

Inovasi Teknologi Optimalkan Produksi Sawit di Lahan Gambut

Lingkungan

Pupuk Kaltim Kembangkan Teknologi Pertanian Kelapa Sawit

Digitalisasi

Sawit Berkelanjutan, Kuncinya Sains dan Teknologi

Agroteknologi

Astra Agro Raih Environment Social Governance (ESG) Award 2020

Korporasi

Revolusi Industri Digital 4.0 di Perkebunan Kelapa Sawit

Digitalisasi

Hasil Riset IUCN, Kelapa Sawit 9 Kali Lebih Efisien dalam Penggunaan Lahan

Edukasi

WebGIS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Edukasi

Lewat Bahan Bakar Berbahan Sawit, Pemerintah Klaim Ketahanan Energi Nasional Meningkat

Energi
ENGLISH CHANNEL
Lihat Semua