Home / News / English

Kuota Penerima Beasiswa Sawit Diusulkan Sebanyak 450 Orang

Jumat - 23 Jul 2021, 3:46 WIB
Foto: Mahasiswa Instiper Yogyakarta mengaplikasikan drone di perkebunan sawit
Editor : Joko Yuwono

Jakarta, Warta Sawit Indonesia -- Jumlah penerima beasiswa sawit di tahun ini dialokasikan sebesar 450 orang. Ada tiga kategori penerima beasiswa berdasarkan Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 206/Kpts/KB.410/06/2021 yaitu pekebun, keluarga pekebun, dan Aparat Sipil Negara/ASN (PNS dan PPPK).

Heru Tri Widarto, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Kementerian Pertanian RI, menjelaskan bahwa jumlah penerima beasiswa sawit di tahun ini ditetapkan sebesar 450 orang. Berkaitan pemberitaan mengenai beasiswa kepada ASN. Dijelaskannya bahwa penerima beasiswa dari ASN (Aparat Sipil Negara) dari kalangan PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di bidang kelapa sawit.

Sesuai Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 206/Kpts/KB.410/06/2021, kata Heru, kriteria ASN yang boleh menerima beasiswa adalah ASN bertugas di bidang kelapa sawit yang berada di daerah/UPT atau Tenaga Kontrak Pendamping Pembangunan Perkebunan (TKP3)/PLPTKP3 (Petugas Lapang Pembantu TKP3).

“Jumlah penerima beasiswa tahun ini kami usulkan 450 orang. Kuota beasiswa untuk ASN sekitar 1%. Jumlah ini sekitar 4 sampai 5 orang,” kata ujar pemegang gelar S2 Program Studi Biologi di Universiteit Leiden Belanda.

Baca Juga: Southeast Asian Countries Shift to Biogas from Palm Oil Mill Effluent

Dikatakan Heru, selesai pendidikan ASN ini harus kembali ke daerah masing-masing untuk membangun sektor perkelapasawitan.”Kami juga ingin SDM tenaga pendamping ini bisa setara kompetensi pendidikannya. Jadi anak petaninya kuat begitupula pendamping bisa kuat,” ujar Heru.

Dalam Perdirut Nomor PER-01/DPKS/2019, sebenarnya ASN sudah masuk kategori penerima beasiswa sawit. yaitu tenaga/petugas pendamping. Dikatakan Heru, jadi ASN tidak harus identik dengan PNS. Melainkan juga termasuk pegawai pemerintah non PNS.

“Bukan berarti PNS saja yang menerima beasiswa ini. Tenaga pendamping itu juga ASN. Jangan sampai dikira ASN mengambil jatah petani. Ya tidak seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga: Southeast Asian Countries Shift to Biogas from Palm Oil Mill Effluent

Halaman :
BERITA PILIHAN
Berita Lainnya

APROBI Apresiasi Penyesuaian Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Korporasi

Industri Minyak Nabati Dukung Penerapan Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Lingkungan

Ketua GAPKI, Kampanye Hitam Kelapa Sawit Sudah Kelewat Batas

Sustainability

Wilmar Group Lakukan Konservasi Burung Pemangsa di Kalimantan

Korporasi

Sawit Sumbermas Kejar Target Produksi CPO Hingga Akhir Tahun 2020

Korporasi

eKomoditi Indonesia Release ePCS Versi 3.8 Dilengkapi Iris Scanner

Digitalisasi

Sebagai Sumber Energi Terbarukan, Sawit Harus Dapat Insentif Lebih

Energi

Dorong Serapan Minyak Kelapa Sawit, RSPO Dukung Konsep Shared Responsibility

Sustainability

Jepang Siap Tampung Limbah Pabrik Kelapa Sawit Hingga 15 Tahun ke Depan

Sustainability

Implementasikan Program Sawit Rakyat, PTPN III Lakukan Peremajaan

Lingkungan
Plantation Application Software

Astra Grup Perluas Digitalisasi Perkebunan Sawit di Masa Pandemi

Korporasi

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Korporasi

Banyak Konsumen Tidak Mengetahui Minyak Sawit yang Berkelanjutan

Sustainability

Jambi Kekurangan Pabrik Pengolahan Sawit, Apa Dampaknya ke Petani?

Lingkungan

Korindo Group Klaim Telah Moratorium Pembukaan Lahan sejak 2017

Sustainability

Kemenangan Joe Biden Bikin Harga CPO Tembus Level Tertinggi 2020

Ekonomi

Meski Ekspor Sempat Turun, Harga CPO Masih Kuat Nanjak

Ekonomi

Pemerintah Indonesia Pantang Mundur Lawan Diskriminasi Sawit

Agroteknologi

Buka Wawasan Para Milenial, BPDPKS Edukasi Manfaat Sawit

Edukasi

Lawan Kampanye Hitam, BPDPKS Lakukan Edukasi dan Sosialisasi

Agroteknologi
Plantation Application Software

Program Peremajaan Sawit Rakyat Dinilai Pro Petani Sawit

Lingkungan

Edukasi Pencegahan Karhutla Bagi Masyarakat Terus Dilakukan Walau Masa Pandemi

Edukasi

Lewat Dukungan Dana Sawit Dari BPDP-KS, 4.529 Petani Peroleh Pelatihan

Edukasi

Data Mining dan Big Data Analysis di Perkebunan Kelapa Sawit

Digitalisasi

GAPKI Selenggarakan Konferensi Internasional Kelapa Sawit Secara Virtual

Sustainability

Mulai Pulih, Industri Sawit Indonesia Terus Tunjukkan Tren Positif

Sustainability

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Ekonomi

Defisit CPO di 2025 Berisiko Ekspansi Lahan Besar-besaran

Edukasi

Industri Lagi Goyang, Ekspor Kelapa Sawit Mampu Tembus USD 10,06 Miliar

Ekonomi

Kembangkan Biodiesel, Pemerintah Kehilangan Potensi Ekspor CPO Rp 41,7 Triliun

Energi
Plantation Application Software

Kelapa Sawit Semakin Berkelanjutan dengan Revolusi Industri 4.0

Digitalisasi

Aspek Teknologi Industri Kelapa Sawit Harus Berbenah

Digitalisasi

Inovasi Teknologi Optimalkan Produksi Sawit di Lahan Gambut

Lingkungan

Pupuk Kaltim Kembangkan Teknologi Pertanian Kelapa Sawit

Digitalisasi

Sawit Berkelanjutan, Kuncinya Sains dan Teknologi

Agroteknologi

Menteri Pertanian: Potensi Sawit Mesti Dikembangkan Untuk Genjot Ekspor

Ekonomi

Astra Agro Raih Environment Social Governance (ESG) Award 2020

Korporasi

Revolusi Industri Digital 4.0 di Perkebunan Kelapa Sawit

Digitalisasi

Hasil Riset IUCN, Kelapa Sawit 9 Kali Lebih Efisien dalam Penggunaan Lahan

Edukasi

WebGIS Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Edukasi
ENGLISH CHANNEL
Lihat Semua