Bahkan, Djono juga pernah mencatat, bahwa pada tahun 2017 kemarin industri ini menyumbang devisa sebesar US$23 miliar atau setara Rp300 triliun, dan saat ini juga tetap menjadi penyumbang devisa ekspor terbesar bagi Indonesia.
Selain produk kebutuhan rumah tangga, Djono menyebutkan bahwa sawit juga bisa menjadi alternatif sumber energi terbarukan yang jauh lebih ramah lingkungan. Biodiesel sawit yang secara emisi sangat ramah lingkungan bisa menggantikan ketergantungan masyarakat selama ini terhadap energi minyak bumi.
Selebgram Agatha Priscilla mengaku sangat exited sekali mengikuti jalannya diskusi Digitalk Sawit dengan hashtag #GueGenerasiSawit. Banyak hal yang semula sama sekali tidak diketahuinya terkait sawit jadi bertambah wawasannya.
Baca Juga: Kuota Penerima Beasiswa Sawit Diusulkan Sebanyak 450 Orang
Sehingga banyak hal kedepannya yang akan disampaikan dirinya terkait sawit kepada followernya di sosial media yang sudah berjumlah lebih dari satu juta itu.
"Sejauh ini aku cuma tahu kalau sawit itu hanya bisa digunakan sebagai bahan dasar dari minyak goreng. Kosmetika juga pernah dengar tapi hanya sekilas aja. Padahal kenyataannya hampir sebagian besar kebutuhan manusia itu, bahan dasarnya adalah dari sawit," ucap Agatha.
Seperti diketahui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat bahwa hingga saat ini sedikitnya 4,2 juta tenaga kerja langsung dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung telah menggantungkan hidupnya pada operasional bisnis sawit di Indonesia. Ada sekitar 2,4 juta petani swadaya yang terlibat dan secara total 4,6 juta pekerja lain yang masuk dalam ekosistem industri sawit nasional.
Baca Juga: Kuota Penerima Beasiswa Sawit Diusulkan Sebanyak 450 OrangDukung kami menyajikan berita akurat, terpercaya dan independen. Berkontribusi sekarang melalui link Google berikut ini.