Home / News / Digitalisasi

Transformasi Digital Perkebunan Kelapa Sawit Di Masa Pandemi

Jumat - 23 Jul 2021, 3:18 WIB
Foto: Tiket panen kelapa sawit menggunakan aplikasi software ePCS
Editor : Joko Yuwono | Tim Redaksi

Jakarta, Warta Sawit Indonesia -- Transformasi digital diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan kelapa sawit, khususnya di masa pandemi covid seperti sekarang ini.

Ditengah tuntutan global yang menuntut sustainability dan traceability, perusahaan kelapa sawit perlu mempercepat pemanfaatan teknologi digital, salah satunya menggunakan software aplikasi Electronic Plantation Control System (ePCS).

Penggunaan software aplikasi khusus perkebunan ini diyakini mampu merampingkan operasional di lapangan dengan mengganti pencatatan data secara konvensional menjadi pencatatan data secara digital. Jika sebelumnya untuk pengambilan keputusan, perseroan harus menunggu data terkumpul hingga closing, saat ini semua data bisa diperoleh secara realtime.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) eKomoditi Indonesia, Ferron Haryanto, pandemi covid-19 saat ini menuntut percepatan adopsi teknologi di seluruh lini operasional perkebunan dan pabrik kelapa sawit, tidak terkecuali di Indonesia.

Menurutnya, dalam situasi pandemi sekarang ini sangat tidak memungkinkan bagi perusahaan untuk melakukan perjalanan langsung ke site. Oleh karena itu semua kegiatan monitoring operasional perkebunan dan pabrik harus dilakukan melalui operation center dari kantor pusat.

“Dari operation center di kantor pusat, seluruh data bisa akses saat itu juga, meliputi operasional perkebunan dan pabrik pengolahan crude palm oil bisa dimonitor secara realtime menggunakan aplikasi ePCS sebagai backbone system," katanya (22/07).

Ferron Haryanto juga menjelaskan aplikasi ePCS berbasis teknologi digital tidak hanya untuk mencatat data produksi, panen, angkut dan logistik, tapi juga untuk memantau aktivitas perawatan kebun yang sebelumnya masih menggunakan sistem konvensional dengan ratusan tenaga kerja.

"Melalui digitalisasi ini, kita bisa melakukan tracking pekerjaan based-on data sehingga semua bisnis dapat memenuhi prinsip-prinsip traceability dan sustainability," ujarnya.

Aplikasi Electronic Plantation Control System yang diimplementasikan di perkebunan kelapa sawit telah disesuaikan dengan workflow perusahaan penggunanya untuk meningkatkan fungsi kontrol operasional yang lebih efisien dan berproduktifitas tinggi agar perusahaan semakin efektif dan kompetitif di tingkat global.

"Proses inisiasi di lapangan berlangsung kurang lebih empat bulan dimana tim eKomoditi Indonesia akan melakukan trial ePCS dan diteruskan dengan pengembangan lebih lanjut sesuai workflow perusahaan penggunanya," kata Ferron.

Menurut Ferron Haryanto, kunci utama untuk mempercepat implementasi teknologi digital di perkebunan bergantung pada kemampuan adaptasi manajemen. Oleh karena itu, semua pihak harus bisa beradaptasi dengan teknologi digital sebagai solusi dan tidak melihatnya sebagai hambatan.

"Kami mendukung sepenuhnya prinsip-prinsip sustainability dan traceability dengan implementasi teknologi digital di perkebunan kelapa sawit untuk menjawab tekanan masyarakat internasional terhadap produk minyak sawit Indonesia," katanya.

Bukan rahasia umum, ekspor minyak sawit Indonesia dan negara produsen lain kerap menghadapi hambatan di pasar global. Awal tahun 2021, pemerintah Amerika Serikat memblokir ekspor minyak sawit yang berasal dari sebuah perusahaan asal Malaysia.

"Kampanye negatif terhadap minyak sawit harus kita lawan secara cerdas, salah satunya dengan mengadopsi teknologi digital di semua lini bisnis industri kelapa sawit," kata Ferron Haryanto. (*)



Halaman :
BERITA PILIHAN
Berita Lainnya

eKomoditi Implementasikan IoT dan AI di Pabrik Kelapa Sawit

Lingkungan

Kuota Penerima Beasiswa Sawit Diusulkan Sebanyak 450 Orang

Edukasi

Pembinaan Petani Sawit Swadaya Tanggungjawab Semua Pihak

Sustainability

Penguatan Teknologi Pengolahan Perlu Segera Dilakukan Industri Sawit

Agroteknologi

Indonesia Kembali Jadi Eksportir Terbesar Minyak Sawit Dunia

Ekonomi

Kelapa Sawit Jadikan Indonesia Produsen Biodiesel Terbesar Dunia

Energi

APROBI Apresiasi Penyesuaian Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Korporasi

Industri Minyak Nabati Dukung Penerapan Tarif Pungutan Ekspor Sawit

Lingkungan

Ketua GAPKI, Kampanye Hitam Kelapa Sawit Sudah Kelewat Batas

Sustainability

Wilmar Group Lakukan Konservasi Burung Pemangsa di Kalimantan

Korporasi
Plantation Application Software

Sawit Sumbermas Kejar Target Produksi CPO Hingga Akhir Tahun 2020

Korporasi

eKomoditi Indonesia Release ePCS Versi 3.8 Dilengkapi Iris Scanner

Digitalisasi

Sebagai Sumber Energi Terbarukan, Sawit Harus Dapat Insentif Lebih

Energi

Dorong Serapan Minyak Kelapa Sawit, RSPO Dukung Konsep Shared Responsibility

Sustainability

Jepang Siap Tampung Limbah Pabrik Kelapa Sawit Hingga 15 Tahun ke Depan

Sustainability

Implementasikan Program Sawit Rakyat, PTPN III Lakukan Peremajaan

Lingkungan

Astra Grup Perluas Digitalisasi Perkebunan Sawit di Masa Pandemi

Korporasi

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Korporasi

Banyak Konsumen Tidak Mengetahui Minyak Sawit yang Berkelanjutan

Sustainability

Jambi Kekurangan Pabrik Pengolahan Sawit, Apa Dampaknya ke Petani?

Lingkungan
Plantation Application Software

Korindo Group Klaim Telah Moratorium Pembukaan Lahan sejak 2017

Sustainability

Kemenangan Joe Biden Bikin Harga CPO Tembus Level Tertinggi 2020

Ekonomi

Meski Ekspor Sempat Turun, Harga CPO Masih Kuat Nanjak

Ekonomi

Pemerintah Indonesia Pantang Mundur Lawan Diskriminasi Sawit

Agroteknologi

Buka Wawasan Para Milenial, BPDPKS Edukasi Manfaat Sawit

Edukasi

Lawan Kampanye Hitam, BPDPKS Lakukan Edukasi dan Sosialisasi

Agroteknologi

Program Peremajaan Sawit Rakyat Dinilai Pro Petani Sawit

Lingkungan

Edukasi Pencegahan Karhutla Bagi Masyarakat Terus Dilakukan Walau Masa Pandemi

Edukasi

Lewat Dukungan Dana Sawit Dari BPDP-KS, 4.529 Petani Peroleh Pelatihan

Edukasi

Data Mining dan Big Data Analysis di Perkebunan Kelapa Sawit

Digitalisasi
Plantation Application Software

GAPKI Selenggarakan Konferensi Internasional Kelapa Sawit Secara Virtual

Sustainability

Mulai Pulih, Industri Sawit Indonesia Terus Tunjukkan Tren Positif

Sustainability

Pengusaha Sawit Targetkan Produksi 49 Juta Ton CPO di 2021

Ekonomi

Defisit CPO di 2025 Berisiko Ekspansi Lahan Besar-besaran

Edukasi

Industri Lagi Goyang, Ekspor Kelapa Sawit Mampu Tembus USD 10,06 Miliar

Ekonomi

Kembangkan Biodiesel, Pemerintah Kehilangan Potensi Ekspor CPO Rp 41,7 Triliun

Energi

Kelapa Sawit Semakin Berkelanjutan dengan Revolusi Industri 4.0

Digitalisasi

Aspek Teknologi Industri Kelapa Sawit Harus Berbenah

Digitalisasi

Inovasi Teknologi Optimalkan Produksi Sawit di Lahan Gambut

Lingkungan

Pupuk Kaltim Kembangkan Teknologi Pertanian Kelapa Sawit

Digitalisasi
ENGLISH CHANNEL
Lihat Semua